Arsip

BIOGRAFI

Pria kelahiran kota Palembang pada tahun 1972 ini menyelesaikan pendidikan profesi dokternya di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada tahun 1998. Kepergian ayahnya akibat penyakit ginjal pada tahun 1996 memotivasi beliau untuk mendalami dan aktif meneliti dalam bidang ilmu Bedah Urologi serta melanjutkan pendidikannya ke jenjang spesialis Bedah Urologi di Institusi yang sama pada tahun 2000. Predikat sebagai dokter Spesialis Bedah Urologi (Sp.U) diperolehnya pada tahun 2005.

Beliau mendapat kesempatan sebagai “clinical fellow” di Department of Urology, Academic Medisch Centrum, Universiteit van Amsterdam, Belanda dibawah bimbingan Prof. Dr. J.J.M.C.H. de la Rosette dan Dr. M. Pilar Laguna pada tahun 2005 untuk mendalami bedah Laparoskopi Urologi, yaitu teknik pembedahan modern  tanpa memerlukan sayatan yang lebar seperti halnya operasi konvensional, namun cukup dengan menggunakan instrumen khusus yang dimasukkan kedalam rongga perut (abdomen) melalui satu atau beberapa sayatan kecil pada dinding perut sehingga lama perawatan lebih singkat dan luka operasi sangat minimal.

Pada tahun 2006 beliau mendapat pengakuan dari kolegium bedah internasional (International College of Surgeon) sebagai fellow dan berhak menyandang gelar FICS (Fellow of International College of Sugeon). Profesionalismenya dalam bidang Bedah Urologi terlihat dari keaktifannya bergabung dalam organisasi profesi baik tingkat nasional maupun internasional seperti : Ikatan Ahli Urologi Indonesia (IAUI), Ikatan Dokter Bedah Indonesia (IKABI), European Urological Association (EAU), Societe internationale d’Urologie (SIU), International Continence Society (ICS) serta keikutsertaannya dalam mengikuti kongres, seminar, workshop dan pertemuan ilmiah lainnya baik di dalam maupun di luar negeri.

Pria yang lahir dari keluarga besar 12 bersaudara dengan 10 orang diantaranya berprofesi sebagai dokter ini menyadari bahwa ilmu tidak akan bermanfaat jika tidak diamalkan sehingga mendorongnya untuk menjadi  staf pengajar ilmu Bedah Urologi pada Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun 2006 disamping juga berpraktik sebagai dokter Spesialis Bedah Urologi di rumah sakit. Beliau kemudian mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikan doktor dengan scholarship (beasiswa) dari Japan Bank for International Cooperation (JBIC) di Department of Urology, Graduate School of Medical Sciences, Kyushu University  Hospital, Fukuoka, Jepang di bawah bimbingan Prof. Seiji Naito, MD, Ph.D, yang mempelopori pembedahan urologi dengan menggunakan Robot (Robotic Urologic Surgery) di Jepang. Pada saat itu senter ini merupakan 1 dari 3 senter yang mempelopori pembedahan urologi dengan menggunakan robot yang mendapat izin dari pemerintah Jepang.

Program pendidikan doktor diselesaikan pada akhir Maret 2012. Setelah kembali ke Indonesia pada bulan April 2012, beliau aktif kembali sebagai staf Pengajar serta berpraktik sebagai dokter Spesialis Bedah Urologi. Saat ini beliau berpraktik di RS. Premier Jatinegara, Jakarta Timur dan RS. Siloam MRCCC Semanggi, Jakarta Selatan. Disela-sela kesibukannya, beliau masih tetap aktif menulis artikel di jurnal-jurnal ilmiah baik di dalam maupun di luar negeri. Pada bulan Oktober 2012 beliau mendapat pengakuan dari Kolegium Bedah Amerika (American College of Surgeon) sebagai fellow serta berhak menyandang gelar Fellow of American College of Surgeon (FACS). Pelantikan sebagai fellow dilangsungkan pada acara Convocation Ceremony di Chicago, USA.